Saturday, 13 October 2012

Mengintai Ruang Insaf

semakin berat kejahilan
terpikul di bahu
semakin jauh perjalanan
memburu nur-Mu

sewaktu berlari di padang hidup
kerap kakiku tersadung selirat akar
tubuhku tercalar duri pidana
pada samar kejauhan
ancala mulia semakin kabur

dan menghilang.

sekadar songsong aksara kata 

tanpa kembali ke tunjang makna,
"Apakah dalam sarat khilaf
masih terbuka ruang untuk 
dianugerahkan keinsafan?"

Rabb,

moga pintu taubat-Mu terbuka
sebelum api dari bara itu menyala.

(Oleh:Shukri Abdullah)


:Perhatian, bukan saya yang menulis sajak ini-sekadar 'mengopy' sahaja. 
Ehehe.. Ia kelihatannya sangat indah dan penuh makna. 

No comments:

Post a Comment